Logo Bloomberg Technoz

Lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih menjadi koridor tersibuk selama periode mudik. Untuk memperkuat pengendalian operasional, ASDP mengoptimalkan peran Port Operational Control Center yang memantau pergerakan secara real time, khususnya di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.

Di sisi lain, ketersediaan tiket penyeberangan hingga periode H sampai H+10 tercatat masih mencapai 98,66%, menunjukkan kapasitas layanan yang relatif memadai dalam menghadapi arus balik.

ASDP juga mencatat lonjakan jumlah pengguna jasa selama periode mudik tahun ini. Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang mencapai 2,59 juta orang atau naik 5,4% dibandingkan tahun lalu. Sementara total kendaraan tercatat 667.526 unit atau meningkat 7,2%.

Sementara itu, hasil evaluasi Kementerian Perhubungan menunjukkan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026. Secara umum, penyelenggaraan angkutan Lebaran dinilai berjalan cukup baik, meski masih terdapat sejumlah catatan pada aspek operasional di pelabuhan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti penerapan mekanisme Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) yang belum optimal karena baru diterapkan secara maksimal di 3–4 dermaga. Ke depan, penerapan sistem tersebut diminta dapat dilakukan lebih cepat dan diperluas hingga 5–6 dermaga untuk meningkatkan kapasitas layanan.

Ia juga menekankan pentingnya pengendalian arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan agar antrean tidak meluas ke luar area. Selain itu, pengaturan di kawasan penyangga seperti di Indah Kiat perlu diperbaiki melalui rekayasa operasional, termasuk penambahan atau pelebaran akses bongkar muat guna mencegah perpotongan arus kendaraan.

Evaluasi turut mencakup aspek pembelian tiket, di mana diperlukan perluasan radius zona pembelian lebih dari 4 kilometer untuk mengurangi kepadatan di titik-titik menuju pelabuhan. Penerapan sistem tiket Ferizy dengan prinsip satu NIK untuk satu tiket juga ditegaskan untuk mencegah praktik percaloan dan meningkatkan ketertiban layanan.

(art/ros)

No more pages