Harga Babi di China Capai Titik Terendah 15 Tahun, Konsumsi Lesu
News
23 March 2026 13:40

Hallie Gu - Bloomberg News
Bloomberg, Peternak babi di China menghadapi kerugian yang semakin memburuk, karena konsumsi domestik daging babi yang lesu diperparah oleh kenaikan biaya akibat perang di Iran.
Pemerintah telah mendesak para peternak sejak tahun lalu untuk mengurangi jumlah induk babi dan tingkat pemotongan guna lebih menyesuaikan pasokan dengan permintaan. Langkah itu kembali dilakukan pekan lalu, dan pemerintah juga menyatakan akan membeli daging babi beku untuk cadangan negara guna menopang pasar.
Intervensi ini terjadi setelah harga babi anjlok ke level terlemah dalam setidaknya 15 tahun, menurut data dari Shanghai JC Intelligence Co., sementara margin produsen turun ke titik terendah dalam empat tahun.
Pertumbuhan ekonomi di China telah melemah sejak pandemi, dan rumah tangga mengurangi pengeluaran untuk daging favorit mereka. Sementara itu, pemerintah berupaya menahan deflasi pangan seiring menjalankan agenda ekonomi yang berfokus pada peningkatan konsumsi.































