Logo Bloomberg Technoz

Kuba Siaga Militer, Antisipasi Serangan AS Usai Venezuela & Iran

News
23 March 2026 07:00

Bendera Kuba. (Lisette Poole/Bloomberg)
Bendera Kuba. (Lisette Poole/Bloomberg)

Tony Czuczka - Bloomberg News

Bloomberg, Seorang pejabat senior Kuba menyatakan bahwa negaranya kini tengah bersiap menghadapi kemungkinan serangan militer. Langkah ini diambil seiring meningkatnya tekanan ekonomi dari Donald Trump, yang memberikan sinyal bahwa Kuba bisa menjadi target Amerika Serikat (AS) berikutnya setelah Venezuela dan Iran.

"Militer kami selalu siap," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Carlos Fernandez de Cossio dalam wawancara di program Meet the Press NBC yang ditayangkan Minggu (22/3). "Bahkan, saat ini kami sedang bersiap menghadapi kemungkinan agresi militer. Kami akan sangat naif jika tidak melakukan hal itu setelah melihat apa yang terjadi di seluruh dunia. Namun, kami sangat berharap hal itu tidak terjadi."


De Cossio menolak merinci persiapan militer yang dimaksud. Pernyataannya ini sejalan dengan sikap menantang Kuba di tengah retorika keras yang dilancarkan Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio terhadap kepemimpinan negara komunis tersebut.

Sejak mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan AS, pemerintah Kuba telah membebaskan sejumlah kecil tahanan politik dan menawarkan pembukaan ekonomi bagi investasi dari warga Kuba yang tinggal di luar negeri. Namun, Menlu Marco Rubio pekan lalu mengkritik tawaran tersebut dan menyebutnya "tidak cukup drastis."