Logo Bloomberg Technoz

Ia pun lantas berharap pimpinan OJK yang baru dapat memimpin lembaga tersebut secara lebih baik dan melakukan perubahan mendasar untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap regulator sektor keuangan.

Selain itu, DPR juga akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap OJK dengan memberikan ruang profesionalisme bagi lembaga tersebut, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat, investor, dan nasabah industri jasa keuangan tetap terlindungi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan alasan Pansel Dewan Komisioner OJK mempercepat proses seleksi lantaran kondisi pasar tidak stabil imbas perang Timur Tengah yang masih berkecamuk.

Padahal jika mengacu kepada Pengumuman Pansel OJK Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026, para kandidat awal yang telah terpilih baru memasuki tahapan asesmen secara langsung pada 10 atau 11 Maret 2026. 

“Dipercepat karena kan keadaan goncang. Jadi gejolak perang memengaruhi pasar, memengaruhi harga minyak. Memerlukan lebih cepat lagi orang yang definitif di OJK,” kata Purbaya ditemui di kantornya, Selasa (10/3/2026). 

Purbaya yang juga Ketua Pansel OJK membantah percepatan proses seleksi calon DK OJK lantaran sudah terdapat nama yang ditentukan pemerintah. 

“Enggak ada [nama ditentukan]. Jadi itu nanti kan masih bertingkat kan Ke Presiden, dari Presiden ke sana. Jadi enggak ada calon itu kecuali Anda bisa pengaruhi Presiden sama DPR. Itu kan berat,” jelas Purbaya. 

(prc)

No more pages