Logo Bloomberg Technoz

DPR: Kenaikan Pertamax Pasti Naikkan Inflasi, Stimulus Dikaji

Dinda Decembria
10 June 2026 13:25

Pengendara mengantre mengisi bbm Pertamax di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengendara mengantre mengisi bbm Pertamax di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui kenaikan harga Pertamax yang diumumkan hari ini pasti akan memantik inflasi, serta memicu pergeseran konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ke bensin bersubsidi Pertalite.

“Pasti kalau kenaikan BBM ini akan diikuti dengan kenaikan inflasi, pasti. Berapa persennya? Itu nol koma sekian, kita belum tahu,” ujarnya kepada awak media di kompleks parlemen, Rabu (10/6/2026).

Misbakhun menyebut Pertamax lebih banyak dikonsumsi oleh konsumen ritel atau masyarakat alih-alih industri.


Atas dasar itulah dia meyakini kenaikan harga bensin RON 92 itu tidak akan berpengaruh terlalu drastis terhadap lonjakan inflasi.

“[Pihak] yang biasanya memberikan tekanan yang paling berat itu adalah [konsumsi BBM oleh] industri,” ujarnya.

Suasana SPBU Pertamina di Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)