BI Sebut Penguatan Rupiah Jadi Sinyal Positif Kebijakan Moneter
Redaksi
12 June 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia menyebut bahwa penguatan nilai tukar rupiah ke level Rp17.887 per US$ pada hari Jumat 12 Juni 2026 mencerminkan respons positif pasar terhadap bauran kebijakan Bank Indonesia.
“Kebijakan tersebut meliputi kenaikan BI-Rate menjadi 5,50%, penguatan struktur suku bunga SRBI, pemberian insentif hedging swap bagi investor asing, pembukaan akses repo untuk mendukung likuiditas perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter Rupiah dan valuta asing,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu Destry Damayanti, Jumat (12/6/2026).
Menurut Destry, langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah.
Ia juga menyebutkan bahwa pasca kenaikan BI Rate, aliran masuk modal asing mengalami perkembangan positif, didukung oleh daya tarik instrumen keuangan domestik.
“Tingginya minat investor global tecermin dari peningkatan inflows transaksi SRBI nonresiden dan SBN yang pada tanggal 10 dan 11 Juni 2026 masing-masing tercatat sebesar Rp15,11 triliun dan Rp3,91 triliun,” tambahnya.





























