Respons Kritik, Kepala KSP Singgung RMS Hingga PKI
Dovana Hasiana
12 June 2026 19:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memberikan respons terhadap sejumlah kritik yang gencar diarahkan ke pemerintah dalam beberapa waktu terakhir. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KASD) tersebut pun meminta masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menyampaikan pendapat dan kritik di muka umum.
Menurut dia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sama sekali tak antikritik. Pemerintah dalam banyak kesempatan, kata dia, justru menunjukkan adanya ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya soal kebijakan hingga kinerja.
Namun, kata dia, dalam dunia demokrasi, kritik seharusnya memiliki motif dan tujuan untuk membangun --bukan justru ingin meruntuhkan atau memecah belah negara. Dia menilai ada perbedaan yang jelas antara kritik dengan penyampaian pendapat yang bertujuan untuk provokasi, fitnah, hingga adu domba.
"Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bekerja membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan bermartabat. Mari kita bersama sebagai bangsa Indonesia, merapatkan barisan dan merawat persatuan untuk menuju Indonesia emas 2045," ujar Dudung dalam keterangan video yang diunggah di akun Instagram Kantor Staf Kepresidenan, Jumat (12/06/2026).
Dalam kaitan itu, dia menyinggung sejarah panjang Indonesia bertahan dari upaya pemberontakan atau perpecahan. Dia menyebut beberapa gerakan seperti Partai Komunis Indonesia; Darul Islam/Tentara Islam Indonesia; DI/TII, Republik Maluku Selatan dan berbagai gerakan separatis lainnya. Bahkan, kata dia, Indonesia juga terus berupaya untuk utuh meski dilanda berbagai konflik sosial politik di Papua dan daerah lainnya.






























