Selanjutnya, PPh badan tercatat tumbuh sebesar 4,4% dengan realisasi senilai Rp23,7 triliun, sedangkan realisasi PPh orang pribadi dan PPh Pasal 21 mencapai Rp29 triliun dengan pertumbuhan 3,4%
PPh final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 tercatat tumbuh 4,4% - dengan realisasi senilai Rp52,2 triliun, sedangkan pajak lainnya bertumbuh sebesar 24,25 dengan realisasi senilai Rp54,4 triliun.
Sementara itu, realisasi pajak bruto mencapai Rp336,9 triliun dengan pertumbuhan sebesar 12,7%.
Pertumbuhan penerimaan pajak yang pesat dalam dua bulan terakhir turut menyokong percepatan belanja. Diketahui, realisasi belanja negara pada Januari-Februari 2026 mencapai Rp493,8 triliun atau tumbuh 41,9%.
"Belanja bisa lebih cepat dengan APBN yang tetap baik karena memang ada peningkatan dalam penerimaan, khususnya pajak," ujar Suahasil.
(lav)





























