Logo Bloomberg Technoz

Investor Selektif, Permintaan Lelang Sukuk Turun 23%

Redaksi
29 July 2026 07:10

Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah berhasil memenuhi target pembiayaan melalui lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp10 triliun, pada Selasa (28/7/2026). Akan tetapi, respons pasar dalam lelang SBSN alias sukuk terlihat mendingin.

Berdasarkan data lelang dirilis Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk dalam lelang turun sebesar Rp7,59 triliun atau 23,37% menjadi Rp24,88 triliun, dari Rp32,47 triliun pada lelang sebelumnya (14/7).

Penurunan minat investor ini juga diikuti dengan peralihan permintaan yang semakin condong ke instrumen berjangka pendek. Sedangkan minat terhadap sukuk tenor panjang mengalami penurunan cukup dalam.


Hal ini terlihat dalam penawaran yang masuk (incoming bids) pada seri PBS030 (tenor 2 tahun) melonjak Rp1,64 triliun (52,8%), menjadi Rp4,75 triliun, dari sebelumnya Rp3,11 triliun. Permintaan terhadap seri pendek seperti SPNS03022027 juga naik hampir 40%, diikuti permintaan terhadap seri SPNS12042027 yang ikut terangkat 27%.

Sebaliknya, seri tenor sangat panjang justru seperti kehilangan daya tarik bagi investor. Penawaran terhadap seri seperti PBS038 (jatuh tempo 2049) anjlok menjadi hanya Rp880 miliar dari sebelumnya Rp7,29 triliun, turun sekitar Rp6,41 triliun atau 87,9%.