Logo Bloomberg Technoz

Lebanon Minta Perundingan dan Gencatan Senjata dengan Israel

News
10 March 2026 06:40

Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)
Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)

Sherif Tarek - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Lebanon Joseph Aoun menyerukan adanya negosiasi langsung dengan Israel melalui mediasi internasional. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mendesak gencatan senjata guna menghentikan serangan Israel yang kian mematikan serta menarik Lebanon keluar dari pusaran konflik Timur Tengah yang terus meluas.

Selama sepekan terakhir, Israel terus melancarkan serangan udara di berbagai wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut. Serangan ini merupakan respons atas aksi milisi Hizbullah yang didukung Iran, yang menyerang Israel dengan dalih membalas dendam atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Berdasarkan laporan kantor berita resmi Lebanon, National News Agency, operasi militer Israel sejauh ini telah menewaskan setidaknya 486 orang dan melukai lebih dari 1.300 lainnya.


Dalam pertemuan virtual dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa António Costa, Aoun mengungkapkan bahwa kampanye militer terbaru Israel ini juga telah menyebabkan 600.000 warga Lebanon kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.

Guna meredam konflik, Aoun mengusulkan pemberian dukungan bagi militer Lebanon agar mereka dapat mengambil alih kendali di wilayah-wilayah terdampak konflik. Rencana ini mencakup penyitaan senjata, termasuk gudang persenjataan milik Hizbullah.