Logo Bloomberg Technoz

BNN Ungkap Laboratorium Narkoba WNA Rusia di Bali

Dovana Hasiana
09 March 2026 07:30

Kepala BNN Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto. (Dok BNN)
Kepala BNN Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto. (Dok BNN)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai  mengungkap keberadaan laboratorium gelap atau Clandestine Laboratory pembuatan narkotika yang diduga dioperasikan oleh warga negara asing (WNA) asal Rusia di wilayah Gianyar, Bali.

Pengungkapan tersebut berhasil mengamankan dua orang WNA asal Rusia berinisial ST (30) dan NT (29) yang diduga terlibat dalam operasional laboratorium narkotika tersebut. 

“Operasi ini merupakan bukti nyata sinergi antara Imigrasi, BNN, dan Bea Cukai dalam menjaga wilayah Indonesia, khususnya Bali, dari aktivitas ilegal yang melibatkan warga negara asing, terutama yang berkaitan dengan jaringan narkotika internasional,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan dalam siaran pers, dikutip Senin (09/03/2026).


Pengungkapan kasus ini bermula dari permohonan bantuan pelacakan yang diajukan oleh BNN kepada Direktorat Intelijen Keimigrasian pada 4 Februari 2026. Pada saat itu, BNN meminta informasi keberadaan NT yang diduga berada di wilayah Indonesia dan merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika.

Tim Inteldakim Kantor Imigrasi Ngurah Rai melakukan pelacakan data keimigrasian serta pengawasan lapangan. Dari hasil investigasi, pada 5 Februari 2026, diketahui bahwa alamat tempat tinggal yang didaftarkan oleh NT di kawasan Ungasan, Kabupaten Badung, tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.