Produksi Minyak Irak Turun 60% Akibat Perang Iran
News
09 March 2026 07:10

Salma El Wardany dan Khalid Al-Ansary - Bloomberg News
Bloomberg, Produksi minyak Irak tercatat turun hingga sekitar 60% karena perang Iran yang menyebabkan kekurangan kapal tanker untuk memuat minyak mentah negara tersebut.
Berdasarkan informasi sumber yang mengetahui data tersebut; Iran kini hanya mampu memproduksi sekitar 1,7 juta hingga 1,8 juta barel minyak per hari atau turun lebih dari separuh total produksi normal sekitar 4,3 juta barel per hari.
Hal ini membuat Irak menjadi negara produsen minyak besar pertama di Teluk Persia yang harus memangkas produksi akibat peningkatan ekskalasi di Timur Tengah. Langkah ini kabarnya juga diikuti oleh Uni Emirat Arab dan Kuwait.
Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel secara efektif telah menutup Selat Hormuz, sehingga jumlah kapal tanker untuk mengekspor minyak dari wilayah tersebut semakin berkurang. Dengan kekurangan kapal, negara-negara produsen terpaksa menyimpan minyak di penyimpanan, dan kemampuan ruang penyimpanan semakin menipis.
































