Bobot Saham RI di MSCI Berpotensi Dikocok Ulang
Artha Adventy
06 March 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Keterbukaan data kepemilikan saham minimal 1% di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menjadi pemicu penghitungan ulang bobot saham di indeks provider global.
Data tersebut dinilai membuka gambaran yang lebih jelas mengenai porsi saham yang benar-benar beredar di publik atau free float.
Direktur Panin Asset Management Rudiyanto menilai keterbukaan data ini berpotensi memengaruhi perhitungan bobot saham Indonesia di indeks global seperti MSCI.
Hal ini karena lembaga penyedia indeks menggunakan porsi free float sebagai salah satu dasar dalam menentukan bobot saham di dalam indeks.
“Jika sebagian kepemilikan yang sebelumnya dianggap free float ternyata dikategorikan sebagai kepemilikan strategis, maka faktor inklusi asing atau foreign inclusion factor (FIF) bisa berubah,” kata Rudiyanto dalam unggahan di media sosial, dikutip Jumat (6/3/2026).






























