Logo Bloomberg Technoz

Kian Meluas, Rudal dan Drone Iran Hantam UEA Hingga Qatar

News
06 March 2026 05:40

Asap membubung dari Pelabuhan Jebel Ali setelah serangan rudal Iran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Bloomberg)
Asap membubung dari Pelabuhan Jebel Ali setelah serangan rudal Iran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Bloomberg)

Dan Williams, Christine Burke dan Kateryna Kadabashy - Bloomberg News

Bloomberg, Iran meluncurkan gelombang baru serangan rudal dan pesawat tak berawak (drone) ke berbagai wilayah Teluk pada Kamis malam. Serangan dilaporkan menghantam Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, dan Kuwait.

Di Bahrain, sebuah kilang minyak dilaporkan terbakar akibat serangan tersebut, sementara ledakan terdengar di dekat bandara internasional Abu Dhabi. Sebelumnya, pemerintah UEA sempat memperingatkan warga Dubai untuk segera mencari perlindungan sebelum memberikan sinyal aman satu jam kemudian. Qatar juga menginstruksikan warganya untuk tetap di dalam rumah, sementara Amerika Serikat (AS) menghentikan operasional kedutaan besarnya di Kuwait.


Setelah sempat mereda, intensitas serangan ini menunjukkan bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk menghantam target di seluruh kawasan secara bersamaan. Situasi ini terus menekan sistem pertahanan udara negara-negara Teluk dan memperkecil kemungkinan dibukanya kembali wilayah udara untuk penerbangan komersial dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan kepada NBC News bahwa negaranya tidak meminta gencatan senjata dan tidak berniat melakukan negosiasi.

Titik-titik konflik di Timur Tengah. (Sumber: Bloomberg)