Logo Bloomberg Technoz

"Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berhubungan lagi dengan mereka yang tidak jujur dalam bernegosiasi," tegas Araghchi.

Sebelumnya, Teheran menyatakan telah meluncurkan serangan drone terhadap pasukan AS di Irak dan Kuwait, serta menghantam sebuah kapal tanker minyak di Teluk Persia. Ketegangan ini memicu harga minyak melonjak melampaui US$81 per barel, sementara pasar obligasi dan indeks S&P 500 merosot.

Di sisi lain, Israel mengumumkan telah meluncurkan gelombang ke-12 serangan udara ke ibu kota Iran, menargetkan aset militer dan intelijen. Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir mengklaim bahwa lebih dari 60% peluncur rudal balistik Iran telah hancur. Ia menambahkan bahwa IDF kini bergerak ke fase berikutnya untuk melumpuhkan rezim dan kemampuan militer Iran.

Eskalasi ini juga menarik perhatian dunia internasional. NATO menyatakan tengah meningkatkan postur pertahanan rudal balistiknya setelah berhasil menjatuhkan rudal Iran yang mengarah ke wilayah udara Turki pada Rabu lalu.

'Pasokan Tanpa Batas'

Hingga saat ini, setidaknya 1.230 orang tewas di Iran dan puluhan lainnya di berbagai wilayah Teluk. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengancam bahwa serangan balasan akan semakin intensif dalam beberapa hari mendatang. Senada dengan itu, Presiden AS Donald Trump tetap pada posisi defensifnya dengan menyatakan bahwa AS memiliki "pasokan senjata yang tidak terbatas."

Iran juga berjanji akan merespons penenggelaman kapal perangnya di lepas pantai Sri Lanka — pertama kalinya sejak Perang Dunia II sebuah kapal selam Amerika menyerang kapal permukaan. Insiden tersebut memperluas jangkauan geografis konflik. Secara keseluruhan, sekitar selusin negara telah terseret sejak AS dan Israel meluncurkan kampanye militer mereka pada 28 Februari.

Azerbaijan mengancam akan membalas setelah dua drone Iran menghantam wilayahnya, meski Teheran membantah keterlibatan mereka, demikian dilaporakan kantor berita Fars.

Ketidakpastian ini mengguncang pasar global. Selain lonjakan harga energi, tarif pengiriman barang ikut melambung, memicu gangguan bagi produsen dan importir dunia. Gelombang aksi jual obligasi dunia belum menunjukkan tanda mereda, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik untuk hari keempat berturut-turut. Selain mendorong kenaikan harga minyak dan gas, konflik ini juga meningkatkan tarif pengiriman serta memicu gangguan besar bagi produsen dan importir. Harga emas turut melanjutkan penguatannya.

Di sektor penerbangan, lebih dari 23.000 penerbangan ke Timur Tengah telah dibatalkan, menyebabkan ribuan penumpang terdampar.

Di tengah peperangan, Iran masih belum menunjuk pengganti Ayatollah Ali Khamenei yang tewas akhir pekan lalu. Keputusan akan diambil “secepat mungkin,” lapor kantor berita Mehr.

Trump, dalam wawancaranya dengan Axios, sempat melontarkan pernyataan kontroversial bahwa ia seharusnya terlibat dalam pemilihan suksesor tersebut.

Sementara itu, Arab Saudi terus berupaya mengamankan wilayahnya dengan mencegat berbagai rudal dan drone yang mengarah ke fasilitas AS di Al Kharj dan markas Saudi Aramco. Sebagai antisipasi atas penutupan Selat Hormuz, Arab Saudi mulai mengalihkan jutaan barel minyak mentah ke pelabuhan di pesisir Laut Merah guna menjaga stabilitas pasokan global.

Selat Hormuz. (Sumber: Bloomberg)

Sirene serangan udara terus terdengar di seluruh wilayah Israel, meski militer sedikit melonggarkan pembatasan aktivitas kerja dan pertemuan publik.

“Kami melihat penurunan baik dalam jumlah peluncuran dari Iran maupun jumlah rudal dalam setiap serangan,” kata juru bicara militer Israel Nadav Shoshani.

Di Washington, Senat yang dikuasai Partai Republik menolak upaya Demokrat untuk menghentikan serangan AS. DPR yang juga dikendalikan partai Trump diperkirakan akan melakukan pemungutan suara atas langkah serupa pada Kamis.

Trump memberikan berbagai penjelasan mengenai alasan serangan tersebut, kembali menegaskan klaim bahwa Iran menimbulkan ancaman yang akan segera terjadi dan mengatakan AS bertindak sebelum Teheran dapat menyerang Israel atau kepentingan Amerika.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan bahwa operasi militer ini "bisa berlangsung enam minggu, bisa delapan, bisa juga tiga minggu." Ia dijadwalkan memberikan pengarahan kepada media mengenai perkembangan perang pada pukul 16.30 waktu New York pada Kamis.

Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz, jalur laut penting bagi pengiriman energi dan peti kemas dunia, telah merosot tajam. Trump pun mengumumkan bahwa AS akan memberikan jaminan asuransi dan pengawalan angkatan laut bila diperlukan guna memastikan kapal tanker minyak dan kapal lain dapat melintas dengan aman.

Sementara itu, komandan militer Iran Amir Heydari mengatakan kepada televisi pemerintah pada Kamis bahwa selat tersebut tidak ditutup. Namun para pedagang dan analis memperkirakan perlu waktu berminggu-minggu sebelum arus pengiriman kembali pulih secara signifikan.

Persiapan pemakaman Khamenei sebenarnya dijadwalkan dimulai di Teheran pada Rabu, tetapi upacara tersebut ditunda ke waktu yang belum ditentukan, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim News Agency.

(bbn)

No more pages