Logo Bloomberg Technoz

Eskalasi Perang AS-Iran Berikan Tekanan pada Kripto

Merinda Faradianti
05 March 2026 19:00

Transaksi Aset Kripto Januari 2026 di Indonesia Turun, Sejalan Pasar Global. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Transaksi Aset Kripto Januari 2026 di Indonesia Turun, Sejalan Pasar Global. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa aset kripto di Indonesia, PT Central Finansial X (CFX) mengatakan agresi militer Amerika Serikat-Israel dan Iran berpotensi menekan pasar keuangan global termasuk aset kripto.

"Bagaimana dengan akan adanya perang yang terjadi? Ya, pastinya itu akan juga memberikan dampak," kata Direktur Utama Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX), Subani, dikutip Kamis (5/3/2025).

Kata dia, meski pada awal perang AS-Iran terjadi koreksi harga kripto yang cukup dalam, tetapi juga dengan cepat terjadi recovery. "Dan sekarang sudah lebih agak stabil dibandingkan waktu koreksi yang sebelumnya," tambahnya.


Ia melanjutkan bahwa harga kripto tidak bisa diprediksi secara tepat. Terlebih harga aset kripto seperti Bitcoin saat ini dipengaruhi oleh siklus empat tahunan. Tren, di mana harga Bitcoin memiliki pola yang berulang dalam kurun waktu tersebut.

"Memang iya [siklus empat tahunan]. Namun kalau kita lihat, terjadinya koreksi harga di kripto itu, perdagangan transaksi volume tidak sedalam koreksinya bila dibandingkan dengan koreksi harga," sebutnya.