Logo Bloomberg Technoz

RI Mau Kurangi Penggunaan LPG, Konversi Kompor Listrik Dikebut

Dovana Hasiana
05 March 2026 20:50

Warga antre mendapatkan LPG 3 kg (gas melon) di pangkalan gas Ariestianto, Ceger Raya,Tangsel, Kamis (6/22025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga antre mendapatkan LPG 3 kg (gas melon) di pangkalan gas Ariestianto, Ceger Raya,Tangsel, Kamis (6/22025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menyatakan sedang ingin mengurangi konsumsi gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG), salah satunya melalui percepatan konversi dari kompor gas ke kompor listrik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, usai menghadiri rapat terbatas pembentukan satuan tugas (satgas) percepatan transisi energi.

Brian berharap percepatan konversi kompor listrik tersebut dapat turut mengurangi beban subsidi LPG 3 Kg.


“Kita diminta mempercepat juga bagaimana kompor listrik itu bisa mengantikan kompor dari LPG, sehingga nanti ketika harga LPG naik, ketergantungan kita terhadap LPG, subsidi kita, beban subsidi LPG listrik itu intinya harus kita kurangi, sehingga APBN kita lebih stabil,” kata Brian kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (5/3/2026).

Lebih lanjut, dia menyatakan Kemendiktisaintek bakal mendukung kajian percepatan konversi kompor gas ke kompo listrik tersebut.