Logo Bloomberg Technoz

Beberapa Jam Usai Telepon Putin-Trump, Rusia Gempur Ukraina

News
15 June 2026 07:50

Asap dari serangan udara Rusia di distrik perumahan Kyiv, Ukraina, Kamis (14/5/2026).(Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Asap dari serangan udara Rusia di distrik perumahan Kyiv, Ukraina, Kamis (14/5/2026).(Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Olesia Safronova - Bloomberg News

Bloomberg, Sejumlah kota di Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv, diguncang serangan drone dan rudal Rusia pada Senin (15/6) dini hari. Serangan ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump melakukan pembicaraan via telepon.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan bahwa gedung-gedung apartemen di beberapa wilayah kota hangus terbakar. Kompleks Kyiv-Pechersk Lavra, yang merupakan situs bekas biara bersejarah di pusat ibu kota, juga turut menjadi sasaran. Sekitar 140.000 rumah tangga kini mengalami pemadaman listrik akibat "serangan musuh ini," ungkap Klitschko melalui Telegram.


Serangan udara ini juga menyasar kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv. Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, mengonfirmasi bahwa lima petugas penyelamat tewas dalam serangan tersebut saat mereka tengah berupaya mengevakuasi warga sipil.

Berdasarkan laporan otoritas setempat, dua kota di wilayah Ukraina tengah, yakni Dnipro dan Kryvyi Rih, tidak luput dari serangan udara berkekuatan besar tersebut.