Kontrak Exxon di Blok Cepu Mau Direvisi, RI Perlu Waswas Soal Ini
Azura Yumna Ramadani Purnama
26 February 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi industri migas menyarankan pemerintah mempertimbangkan sejumlah aspek makro ekonomi dalam memutuskan revisi skema bagi hasil dalam production sharing contract (PSC) ExxonMobil di Blok Cepu.
Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) Hadi Ismoyo memandang persentase bagi hasil yang nantinya disetujui harus tetap memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi Indonesia, serta tak membuat penerimaan negara dan daerah melandai.
Di sisi lain, lanjut Hadi, pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan aspek geopolitik dalam memutuskan skema bagi hasil ExxonMobil.
Apalagi, pemerintah telah menegaskan perpanjangan izin ExxonMobil di Blok Cepu hingga 2055 menjadi hal yang tak terpisahkan dari negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS).
“Dalam strategi makro, pemerintah harus memperhitungkan juga intangible benefit antara lain dan tidak terbatas pada multiplier effect, geopolitik, iklim investasi,” kata Hadi kepada Bloomberg Technoz, Kamis (26/2/2026).



























