Teknologi AI Bantu Melawan Penyakit Jantung
Farid Nurhakim
19 February 2026 16:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penyakit kardiovaskular atau sekelompok gangguan kesehatan jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia setiap tahun. CEO AliveCor, Priya Abani mengeklaim kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bisa melawan penyakit jantung.
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat ada 19,8 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada 2022 lalu. Angka tersebut mewakili hampir sepertiga dari total kematian di dunia.
“Sebagai seorang insinyur, saya menganalisis sistem untuk menemukan ‘titik kegagalan tunggal’. Pada tubuh manusia, titik tersebut seringkali adalah jantung. Salah satu hal yang tragis dari kehilangan ini adalah sebagian besar dapat dihindari,” kata Abani dilansir dari laman resmi Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF), Kamis (19/2/2026).
CEO dari perusahaan perangkat medis dan AI tersebut mempekirakan 80% penyakit kardiovaskular bisa dicegah. Abani mengatakan orang-orang kerap baru menyadari masalah kesehatan jantung mereka ketika sudah terlambat. “AI dapat mengubah hal tersebut,” ujar dia.
Sementara itu, Abani menyatakan sering kali kesadaran terbesar pasien untuk memperhatikan kesehatan jantung mereka datang saat kunjungan ke dokter. Penyedia layanan kesehatannya mungkin melakukan elektrokardiogram (EKG), menemukan penyebab kekhawatiran, dan merekomendasikan tindakan yang perlu diambil.
































