Dari sisi pembiayaan, proyek ini turut mendapat dukungan investasi dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Indonesia Investment Authority (INA) dengan komitmen investasi sebesar US$800 juta atau setara Rp13,03 triliun (kurs Rp16.291 per dolar AS).
Selain memperkuat struktur industri kimia, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi langsung. Selama fase konstruksi, sekitar 3.000 tenaga kerja terserap. Setelah beroperasi penuh pada kuartal I-2027, pabrik ini diproyeksikan menciptakan sekitar 250 lapangan kerja baru.
(dhf)
No more pages





























