Logo Bloomberg Technoz

Profil 8 Peserta Tender WtE Danantara, China Hingga Prancis

Mis Fransiska Dewi
16 February 2026 20:00

Warga berjalan di depan gedung Wisma Danantara Indonesia di jalan Jend. Gatot Subroto, Minggu (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berjalan di depan gedung Wisma Danantara Indonesia di jalan Jend. Gatot Subroto, Minggu (29/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Program Waste-to-Energy (WtE) besutan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah memasuki fase tender.

Terdapat 24 perusahaan telah dinyatakan lolos sebagai peserta tender dari 200 peserta yang melayangkan minat menggarap proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) tersebut. Nantinya, ke-24 perusahaan diwajibkan membentuk konsorsium untuk menggarap PLTSa.

Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman menjelaskan setelah membentuk konsorsium, perusahaan-perusahaan yang lolos tender diharapkan bisa mentransfer teknologi WtE kepada perusahaan lokal maupun pemerintah daerah.


“Danantara memastikan adanya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

Untuk tahap pertama, Danantara memfokuskan pengembangan program WtE di empat kota, yakni Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta.