Proyek Pertama, Perminas Teken MoU Unsur Tanah Jarang di Gabon
Sultan Ibnu Affan
17 February 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), sebuah BUMN pertambangan baru negara mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama potensi sumber daya niobium dan unsur tanah jarang (rare earth elements/REE) Maboumine di Republik Gabon.
Kerjasama tersebut dilakukan bersama New Energy Metals Holdings Ltd (NEM), dengan dukungan Danantara yang ditantatangan pada Senin (16/2/2026) kemarin. Selain itu, kerja sama juga menyasar ke rantai pasok hilir unsur tanah jarang di Indonesia.
"Kerangka kerja sama ini selaras dengan ambisi tersebut dan mendukung pengembangan rantai nilai mineral kritis strategis yang berorientasi ke masa depan," ujar CEO Danantara Rosan Roeslani dalam siaran pers, Selasa (17/02/2026).
MoU tersebut menetapkan kerangka kerja bagi para pihak untuk mengevaluasi keterkaitan hulu–hilir, termasuk potensi Indonesia untuk berperan sebagai platform pemrosesan hilir, manufaktur, dan integrasi industri, sejalan dengan mandat Perminas yang fokus terhadap industri tambang mineral.
Material Niobium (Nb) dan unsur tanah jarang termasuk neodymium (Nd) dan praseodymium (Pr) merupakan input utama untuk magnet permanen berkinerja tinggi, serta unsur tanah jarang berat seperti dysprosium dan terbium yang meningkatkan kinerja magnet pada suhu tinggi.





























