Pabrik Rp15 T Milik TPIA Bidik Produksi Kuartal I-2027
Artha Adventy
20 February 2026 10:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten Konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), melalui anak usahanya, PT Chandra Asri Alkali (CAA), melaporkan perkembangan pembangunan pabrik Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten telah mencapai 50%. Proyek senilai Rp15 triliun tersebut kini memasuki fase puncak konstruksi dan ditargetkan beroperasi komersial pada kuartal I-2027.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan fasilitas CA-EDC menjadi langkah strategis perseroan dalam memperkuat fondasi industri kimia nasional agar lebih resilien dan terintegrasi. Dia menyebut sejumlah pekerjaan utama telah dirampungkan, mulai dari pemasangan struktur utama pabrik, instalasi jaringan perpipaan, hingga persiapan koneksi kelistrikan menuju tahap kesiapan operasional.
Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi bahan kimia strategis di dalam negeri akan memperkuat ketahanan pasokan nasional, menekan ketergantungan impor, sekaligus membuka peluang ekspor produk EDC. “Kami berharap kehadiran pabrik CA-EDC ini semakin mengukuhkan peran Indonesia dalam rantai pasok industri kimia di Asia Tenggara,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Jumat (20/2/2026).
Pada tahap awal operasional, fasilitas ini akan memiliki kapasitas produksi 827.000 ton soda kaustik dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC) per tahun. Dalam proyeksi jangka panjang, produksi soda kaustik diperkirakan mampu mensubstitusi impor hingga 827.000 ton per tahun dengan nilai sekitar US$293 juta atau setara Rp4,9 triliun.
Sementara itu, seluruh produksi EDC akan diarahkan untuk pasar ekspor dengan potensi devisa sekitar US$300 juta atau setara Rp5 triliun per tahun.




























