Logo Bloomberg Technoz

Deal Tarif: Persoalan Dagang RI & AS Akan Dibahas di Forum Khusus

Mis Fransiska Dewi
20 February 2026 11:00

Penandatanganan dokumen ART (Agreement on Reciprocal Trade) di USTR. (Dok. Kemenko Perekonomian)
Penandatanganan dokumen ART (Agreement on Reciprocal Trade) di USTR. (Dok. Kemenko Perekonomian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat membentuk forum ekonomi atau Council of Trade and Investment guna menyelesaikan persoalan dagang dan investasi imbas kesepakatan tarif resiprokal 19% bagi sejumlah produk Indonesia ke pasar AS.

“Sehingga seluruh persoalan investasi dan persoalan perdagangan antara Indonesia dan Amerika akan dibahas dulu di dalam Council of Trade apabila terjadi kenaikan yang di luar terlalu tinggi atau hal yang dianggap bisa mengganggu neraca daripada kedua negara,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (20/2/2026).

Dia menjelaskan ketika terjadi lonjakan impor dari kedua negara dalam kondisi tidak normal atau harga yang tidak wajar, maka akan berlaku regulasi seperti World Trade Organization (WTO) hingga dumping. WTO sendiri merupakan institusi internasional yang mengawasi aturan perdagangan antar negara.


“Sebelumnya dibawa dulu ke World of Council. Jadi kita sudah punya mekanisme dengan Amerika. Sehingga tentunya akses pasar bagi barang Amerika demikian pula akses pasar untuk barang Indonesia yang melonjak ekspornya ke Amerika,” tutur dia. 

“Jadi sudah ada mekanismenya.”