Bank Jakarta Bersama Jakmania Perluas Akses Inklusi Keuangan

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Jakarta menghadirkan pendekatan berbeda dalam memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Melalui acara bertema From the Pitch to the Branch, bank daerah ini menghubungkan semangat olahraga dengan literasi dan inklusi keuangan berbasis komunitas.
Kegiatan tersebut digelar di kantor cabang Bank Jakarta, Jakarta, pada Rabu 18 Februari. Acara ini mempertemukan pemain Persija Jakarta dengan komunitas suporter setia mereka, The Jakmania, dalam sebuah ruang interaksi yang memadukan hiburan, edukasi, dan layanan perbankan.
Mengusung filosofi dari lapangan hijau ke kantor cabang, kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan layanan keuangan kepada komunitas yang memiliki ikatan sosial kuat. Sepak bola dipilih karena dinilai mampu menjadi medium pemersatu berbagai lapisan masyarakat.
Acara berlangsung dengan suasana santai dan partisipatif. Selain sesi meet and greet dan foto bersama pemain Persija, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai produk dan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan sehari hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jakarta memfasilitasi pembukaan rekening tabungan secara langsung. Peserta juga dapat melakukan aktivasi mobile banking JakOne Mobile di lokasi acara, sehingga akses layanan keuangan dapat dirasakan secara instan.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa pendekatan berbasis komunitas merupakan strategi penting dalam mendorong inklusi keuangan. Bank Jakarta ingin memastikan layanan keuangan hadir di ruang yang dekat dengan aktivitas masyarakat.
“Melalui tema From the Pitch to the Branch, kami ingin membawa energi dan semangat kebersamaan dari lapangan ke dalam layanan perbankan. Inklusi keuangan berarti memastikan setiap lapisan masyarakat, termasuk komunitas suporter, untuk memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan bermanfaat,” ujar Agus.
Menurutnya, inklusi keuangan tidak cukup hanya disampaikan melalui kampanye formal. Diperlukan pendekatan yang kontekstual dan relevan dengan keseharian masyarakat agar pesan literasi keuangan dapat diterima dengan lebih baik.
Bank Jakarta memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan. Di antaranya adalah Kartu Debit VISA, pembukaan rekening tabungan, penggunaan QRIS untuk transaksi non tunai, serta pemanfaatan mobile banking untuk kebutuhan transaksi harian.
Edukasi tersebut disampaikan dengan pendekatan komunikatif melalui interaksi pemain Persija dengan komunitas Jakmania. Metode ini dinilai efektif untuk menarik minat dan membangun kepercayaan terhadap layanan perbankan.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Persija merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem keuangan yang inklusif. Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan sosial yang besar.
“Kami memandang olahraga, utamanya sepak bola adalah medium pemersatu interaksi dan aktivitas warga yang kuat. Melalui kolaborasi ini, Bank Jakarta ingin memastikan inklusi keuangan hadir secara nyata, tidak hanya sebagai program, tetapi sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Arie.
Kolaborasi Olahraga Perluas Literasi Keuangan
Pendekatan kolaboratif ini menunjukkan bahwa inklusi keuangan dapat dijalankan melalui berbagai pintu masuk. Komunitas olahraga menjadi salah satu kanal strategis karena memiliki basis massa yang loyal dan aktif.
Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan komunitas. Interaksi langsung diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kepercayaan terhadap sistem perbankan.
Ke depan, Bank Jakarta berencana untuk menghadirkan program serupa di berbagai titik komunitas lainnya. Fokusnya adalah memperluas akses layanan keuangan yang aman dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Sinergi antara sektor perbankan dan olahraga dinilai mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Komunitas suporter, pelaku UMKM sekitar stadion, hingga generasi muda menjadi bagian dari ekosistem yang saling terhubung.
Komitmen Bank Jakarta dalam mendukung olahraga dan inklusi keuangan tidak hanya terwujud melalui Persija. Sebelumnya, Bank Jakarta juga menjalin kerja sama strategis dengan klub basket Pelita Jaya Jakarta.
Kolaborasi lintas cabang olahraga ini bertujuan memperluas jangkauan literasi dan akses layanan keuangan, khususnya bagi komunitas olahraga dan generasi muda yang aktif secara digital.
Melalui kerja sama tersebut, Bank Jakarta mendorong pemanfaatan layanan perbankan digital di lingkungan pertandingan. Hal ini mencakup penggunaan QRIS, transaksi non tunai, serta dukungan terhadap ekosistem UMKM yang terlibat dalam kegiatan olahraga.
Selain itu, berbagai program edukasi keuangan juga diperkenalkan kepada komunitas suporter dan atlet muda. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Sinergi antara perbankan dan olahraga menjadi wujud nyata peran Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi dan sosial berbasis komunitas. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat urban yang dinamis dan terhubung secara digital.
Melalui From the Pitch to the Branch, Bank Jakarta menegaskan bahwa inklusi keuangan bukan sekadar konsep. Ia hadir dalam bentuk interaksi nyata, layanan yang mudah diakses, dan kolaborasi yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
Dengan mengintegrasikan semangat olahraga dan layanan perbankan, Bank Jakarta berharap dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi bank daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.






























