Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Hari Ini Finish di Zona Merah Rp16.805/US$

Andrean Kristianto
09 January 2026 17:22

Warga menukarkan uang di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga menukarkan uang di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menutup perdagangan hari keenam tahun ini, rupiah masih belum menunjukkan penguatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Menutup perdagangan hari keenam tahun ini, rupiah masih belum menunjukkan penguatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pada Jumat (9/1/2026), rupiah ditutup melemah 0,07% di Rp16.805/US$ di perdagangan spot. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pada Jumat (9/1/2026), rupiah ditutup melemah 0,07% di Rp16.805/US$ di perdagangan spot. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebenarnya posisi ini sudah lebih baik daripada pembukaan tadi pagi di Rp16.827/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebenarnya posisi ini sudah lebih baik daripada pembukaan tadi pagi di Rp16.827/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Indeks dolar AS naik 0,13% dan menyentuh 99.034, posisi terkuat dalam empat minggu terakhir.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Indeks dolar AS naik 0,13% dan menyentuh 99.034, posisi terkuat dalam empat minggu terakhir. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penguatan dolar AS menurut salah satu karyawan di tempat penukaran uang membuat warga melakukan aksi jual dolar (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penguatan dolar AS menurut salah satu karyawan di tempat penukaran uang membuat warga melakukan aksi jual dolar (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga menukarkan uang di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menutup perdagangan hari keenam tahun ini, rupiah masih belum menunjukkan penguatan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pada Jumat (9/1/2026), rupiah ditutup melemah 0,07% di Rp16.805/US$ di perdagangan spot. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebenarnya posisi ini sudah lebih baik daripada pembukaan tadi pagi di Rp16.827/US$. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Indeks dolar AS naik 0,13% dan menyentuh 99.034, posisi terkuat dalam empat minggu terakhir.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Penguatan dolar AS menurut salah satu karyawan di tempat penukaran uang membuat warga melakukan aksi jual dolar (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menutup perdagangan hari keenam tahun ini, rupiah masih belum menunjukkan penguatan.

Pada Jumat (9/1/2026), rupiah ditutup melemah 0,07% di Rp16.805/US$ di perdagangan spot. Sebenarnya posisi ini sudah lebih baik daripada pembukaan tadi pagi di Rp16.827/US$, tetapi lebih lemah dari posisi penutupan kemarin sebesar Rp16.793/US$. 

Indeks dolar AS naik 0,13% dan menyentuh 99.034, posisi terkuat dalam empat pekan terakhir. Ini membuat mata uang di Asia hampir semua masuk zona merah. 

Yen Jepang mengalami pelemahan paling dalam sebesar 0,45%. Disusul won Korea Selatan tergerus 0,41%, ringgit Malaysia 0,23%, rupee India 0,19%, dolar Singapura 0,16%, peso Filipina 0,12%, dolar Taiwan 0,08%, rupiah 0,07%, dan dolar Hong Kong 0,04%.

Penguatan dolar AS ini tak hanya memengaruhi pasar Asia, tapi juga negara lainnya yang termasuk kuat secara fundamental ekonomi seperti negara-negara G-10. 

(red/ros)