Freeport Kucurkan Rp25,18 T per Juni untuk Tambang Kucing Liar
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 August 2026 20:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Freeport-McMoRan Inc. (FCX) mengungkapkan telah menggelontorkan dana sekitar US$1,4 miliar atau sekitar Rp25,18 triliun untuk pengembangan tambang bawah tanah Kucing Liar garapan PT Freeport Indonesia (PTFI).
Manajemen FCX mengungkapkan pengembangan tambang bawah tanah tersebut telah dilakukan sejak 2022. Selain itu, investasi modal tambahan diperkirakan mencapai US$4 miliar hingga 2033 atau sekitar US$500 juta per tahun.
“Hingga 30 Juni 2026, PTFI telah mengeluarkan sekitar US$1,4 miliar untuk pengembangan Kucing Liar. Selain itu, investasi modal tambahan diperkirakan mencapai sekitar US$4 miliar hingga 2033, atau rata-rata sekitar US$500 juta per tahun,” tulis manajemen FCX dalam laporan keuangan terbarunya, dikutip Selasa (4/8/2026).
FCX menargetkan peningkatan produksi atau ramp up tambang Kucing liar dimulai sekitar 2030 dan bakal mencapai kapasitas produksi penuh sekitar 130.000 metrik tok bijih per hari.
Selain itu, ketika beroperasi dengan kapasitas penuh maka tambang Kucing Liar diperkirakan mampu memproduksi rata-rata sekitar 750 juta pon tembaga dan 735.000 ins emas per tahun.






























