El Nino Menguat, Asia Tenggara Terancam Kekeringan dan Karhutla
News
04 August 2026 15:50

Mary Hui - Bloomberg News
Bloomberg, Asia Tenggara diperkirakan mengalami kondisi yang lebih kering dan lebih panas dari biasanya pada Agustus hingga Oktober seiring menguatnya El Nino. Kondisi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan yang sulit dikendalikan serta kerusakan pada tanaman pangan.
Sejumlah wilayah di kawasan tersebut, termasuk sebagian besar wilayah Indonesia, berpeluang tinggi mengalami curah hujan di bawah normal, menurut analisis sejumlah model iklim yang dilakukan ASEAN Specialised Meteorological Centre. Suhu juga diperkirakan berada di atas rata-rata kawasan selama periode tersebut.
“Kondisi El Nino cenderung meningkatkan peluang terjadinya curah hujan di bawah normal di sebagian besar wilayah selatan ASEAN selama Agustus-Oktober,” kata pusat tersebut dalam prakiraan musim terbarunya pada Selasa. Lembaga itu menambahkan bahwa risiko kebakaran dan kabut asap lintas batas dapat meningkat.
Para petani padi di kawasan tersebut sudah menghadapi periode kering yang terjadi di tengah tingginya harga bahan bakar dan pupuk akibat perang di Iran. Harga beras Thailand baru-baru ini bahkan menyentuh level tertinggi dalam 18 bulan. Periode panas dan kering yang berkepanjangan berisiko memperburuk situasi, berpotensi menekan hasil panen dan mendorong harga semakin tinggi.
































