Bahlil Kaji Insentif Khusus Mobil Listrik Berbasis Baterai Nikel
Sabrina Mulia Rhamadanty
04 August 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang adanya pemberian insentif khusus bagi mobil listrik yang menggunakan baterai berbasis nikel atau nickel manganese cobalt (NMC) untuk mendongkrak pasar electric vehicle (EV) di Indonesia.
“Ke depan akan ke sana. [Insentif baterai NMC menjadi] bagian dari salah satu strateginya,” ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (3/8/2026).
Bahlil menjelaskan Indonesia saat ini telah memiliki dua pabrik baterai kendaraan listrik, termasuk pabrik hasil kerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) yang siap diresmikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, dengan kapasitas industri yang mulai terbentuk, pemerintah ingin mendorong permintaan terhadap kendaraan listrik yang menggunakan baterai berbahan baku nikel agar rantai pasok dari hulu hingga hilir dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kita akan mencari formula agar mobil-mobil yang menggunakan NMC juga kita harus berikan insentif. Karena itu berbahan baku dari nikel kita," kata dia.





























