Industri Hotel Bangkit, Okupansi Capai 56,12% Akhir 2025
Dinda Decembria
11 February 2026 07:30

Bloomberg Technoz, Jakarta -Kementerian Pariwisata mengungkap tren peningkatan okupansi hotel berlangsung secara konsisten hingga mencapai 56,12% pada Desember 2025. Angka tersebut menjadi pencapaian tertinggi sepanjang tahun, menandakan adanya pemulihan permintaan sektor hotel.
Padahal sebelumnya, tingkat okupansi hotel sempat rendah pada Maret 2025 sebesar 33,56%, turun 9,85 poin persentase dibandingkan Maret 2024. Penurunan ini sempat menjadi perhatian pelaku industri karena berdampak pada operasional dan pendapatan usaha.
“Kondisi tersebut mempengaruhi perubahan pola belanja pemerintah dan masyarakat pada awal tahun, serta pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menpar Widiyanti dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (11/2).
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, menyampaikan bahwa ada sejumlah tantangan yang masih menghadang industri, antara lain kompetisi tidak sehat dari investasi ilegal, regulasi yang dinilai memberatkan seperti perubahan klasifikasi baku lapangan usaha hotel, serta kendala terkait aturan restoran dan sertifikasi halal.
“Kami menyampaikan bahwa perjalanan organisasi selama 57 tahun tidak terlepas dari berbagai dinamika dan tantangan. Namun, kami meyakini bahwa kerja keras pengusaha perhotelan dan restoran merupakan kontribusi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” katanya.
































