Logo Bloomberg Technoz

Anjlok, Harga CPO Terendah dalam Hampir 3 Minggu

Hidayat Setiaji
11 February 2026 05:35

Traktor memindahkan hasil panen buah kelapa sawit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia, Senin, 20 Juni 2022. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Traktor memindahkan hasil panen buah kelapa sawit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia, Senin, 20 Juni 2022. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) jatuh pada perdagangan kemarin. Sejumlah sentimen negatif menjadi beban bagi gerak harga CPO.

Pada Selasa (10/2/2026), harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives Exchange untuk kontrak pengiriman tiga bulan mendatang ditutup di MYR 4.097/ton. Ambruk 1,56% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 20 Januari atau hampir tiga pekan terakhir.

Sentimen pertama yang mempengaruhi harga CPO adalah perkembangan nilai tukar ringgit. Kemarin, mata uang Negeri Harimau Malaya menguat 0,31% terhadap dolar Amerika Serikat (AS).


CPO adalah aset yang dibanderol dalam ringgit. Ketika ringgit terapresiasi, maka kontrak CPO jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sentimen kedua adalah harga komoditas pesaing. Kemarin, harga minyak kedelai di bursa Dalian (China) turn 0,1%.