AS Hentikan Dukungan Pembiayaan Iklim di IMF
News
11 February 2026 07:15

Jorgelina do Rosario - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menghentikan dukungannya terhadap program pinjaman berbasis iklim di Dana Moneter Internasional (IMF). Washington memilih untuk memberikan suara "tidak" atau abstain pada program-program pembiayaan yang sebelumnya mereka dukung, menyusul pergeseran prioritas di bawah pemerintahan Donald Trump.
Berdasarkan data Departemen Keuangan AS hingga September tahun lalu, AS telah menolak untuk mendukung fasilitas kredit baru maupun yang sudah ada di bawah Resilience and Sustainability Trust (RST) dalam 12 pemungutan suara Dewan Eksekutif IMF sejak Trump menjabat tahun lalu. Program yang terdampak termasuk pinjaman baru senilai US$1,4 miliar untuk Pakistan, US$1,3 miliar untuk Mesir, serta tinjauan pinjaman bagi negara-negara seperti Tanzania dan Pantai Gading.
Sikap baru ini menjadi bukti nyata penolakan Trump terhadap inisiatif global bersama dalam menangani masalah lingkungan, yang sebelumnya ditandai dengan penarikan diri AS dari Perjanjian Paris. Langkah ini merupakan pembalikan total dari kebijakan era Biden, di mana saat itu AS mendukung setiap program IMF yang terkait dengan dana keberlanjutan tersebut sejak diluncurkan pada Oktober 2022 untuk membantu negara-negara miskin menghadapi krisis iklim.
Perubahan sikap Trump memiliki pengaruh besar mengingat AS adalah pemegang saham terbesar di IMF yang berbasis di Washington. Meskipun porsi suara sebesar 16,5% tidak memungkinkan AS untuk melakukan veto secara mutlak, langkah ini mengirimkan sinyal kuat kepada anggota lainnya. Pihak Departemen Keuangan AS belum memberikan tanggapan resmi terkait hal ini.































