Logo Bloomberg Technoz

Menyitir riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup melemah di level 8.951 pada perdagangan Jumat. Pelemahan IHSG ini antara lain dipicu oleh antisipasi penerapan metodologi MSCI untuk menghitung free–float pada saham–saham Indonesia yang dicemaskan akan berdampak pada tekanan jual oleh investor asing, terutama terhadap saham–saham yang mayoritas dimiliki oleh institusi atau konglomerasi. 

“Namun beberapa saham ditutup rebound, sehingga pelemahan IHSG berkurang,” papar Phintraco dalam riset hariannya, Jumat.

Sementara itu, secara teknikal, lanjut Phintraco, tekanan jual pada beberapa saham dengan kapitalisasi besar telah mendorong indikator MACD IHSG mengalami death cross

Stochastic RSI mengarah ke area oversold. IHSG ditutup di bawah MA–5, namun masih di atas level MA–20 dan MA–50, setelah sempat menembus level MA–20 pada perdagangan intraday.  

“Sehingga diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 8.850 – 9.050, sebelum menentukan arah selanjutnya. Jika IHSG mampu ditutup di atas level 9.050, maka berpotensi akan melanjutkan rebound.”

(fad/wep)

No more pages