BI Guyur Likuiditas Rp397 T, Imbau Bank Pangkas Bunga Kredit
Sultan Ibnu Affan
21 January 2026 19:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengguyur perbankan nasional dengan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) mencapai Rp397,9 triliun sampai periode minggu pertama Januari 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pemberian insentif tersebut diutamakan bagi perbankan yang lebih cepat dalam menurunkan suku bunga kredit, yang sejalan dengan kebijakan penurunan suku bunga acuan (BI Rate).
"Implementasi penguatan KLM yang berlaku pada 16 Desember 2025 diarahkan untuk mempercepat penurunan suku bunga kredit/pembiayaan perbankan, melalui peningkatan besaran insentif bagi bank yang lebih cepat menurunkan suku bunga kredit," ujar Perry dalam konferensi pers, Rabu (21/1/2026).
Secara terperinci, total insentif tersebut ditujukan kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp182,9 triliun, BUSN sebesar Rp174,7 triliun, BPD sebesar Rp33,1 triliun, dan KCBA sebesar Rp7,2 triliun.
Langkah itu, kata Perry, juga bagian dari upaya memperkuat transmisi pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk merespons arah penurunan suku bunga kebijakan BI.





























