Penyebab Cadangan Devisa RI Turun US$2,7 Miliar di Februari
Hidayat Setiaji
06 March 2026 10:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa terbaru. Per akhir Februari, cadangan devisa Indonesia turun dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Jumat (6/3/2026), BI mengumumkan cadangan devisa pada akhir Februari berada di posisi US$ 151,9 miliar. Berkurang US$ 2,7 miliar dibandingkan bulan pertama 2026.
"Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi," ungkap laporan BI.
Posisi cadangan devisa, lanjut laporan BI. setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.






























