Logo Bloomberg Technoz

Meskipun pemimpin Korea Utara tersebut memberikan sinyal keterbukaan untuk bertemu kembali dengan Presiden AS Donald Trump—setelah keduanya bertemu tiga kali pada periode pertama Trump sebelum pembicaraan kolaps—Kim menegaskan syarat berat. Ia menuntut Washington untuk mencabut tuntutan denuklirisasi sebagai prasyarat dialog apa pun.

Presiden Lee menilai bahwa kehadiran Trump bisa menjadi kunci penting dalam menghidupkan kembali diplomasi di Semenanjung Korea.

“Peran Amerika Serikat sangat krusial,” kata Lee. “Presiden Trump adalah sosok yang unik, dan hal itu bisa membantu menyelesaikan masalah Korea Utara.”

Upaya pendekatan sebelumnya dengan Kim memang gagal menghentikan pengembangan senjata Korut. Sejak saat itu, Pyongyang menjauh dari Washington dan justru muncul sebagai sekutu utama Presiden Rusia Vladimir Putin. Korut kini mendukung perang Rusia di Ukraina dengan mengirimkan ribuan tentara serta kontainer berisi pasokan senjata.

Di sisi lain, Lee juga menyebutkan bahwa insiden terbaru terkait masuknya drone sipil ke wilayah udara Korut telah memperumit upaya pemerintahannya dalam meredakan ketegangan antar-dua negara bertetangga tersebut. Presiden Lee pun menyerukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

(bbn)

No more pages