Logo Bloomberg Technoz

Evaluasi Mudik Nataru: 403 Meninggal Dunia, Kasus di Tol Naik

Mis Fransiska Dewi
20 January 2026 19:10

Suasana lalu lintas Jalan Tol Layang MBZ KM 39, Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Jawa Barat, Kamis (20/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Suasana lalu lintas Jalan Tol Layang MBZ KM 39, Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Jawa Barat, Kamis (20/4/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Polri melaporkan jumlah kecelakaan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mengalami penurunan sebanyak 7,2% yakni sebanyak 3.430 pada 2024 menjadi 3.183 pada 2025.

Akan tetapi, jumlah korban meninggal dunia khususnya di jalan tol bertambah karena kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah. 

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin memaparkan jumlah korban meninggal dunia sejatinya mengalami penurunan sebanyak 150 orang atau 27,12% dari sebanyak 553 jiwa menjadi 403 jiwa pada 2025. 


“Kemudian untuk kejadian di jalan tol memang terjadi penurunan kecelakaan namun korban meninggal dunianya meningkat itu sekitar 13 orang atau hampir 80% karena ada kejadian yang di Simpang Susun Krapyak di mana 16 orang meninggal dunia,” kata Aries dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Selasa (20/1/2026). 

Dia menjelaskan, kecelakaan mayoritas terjadi jalan arteri yakni sebanyak 98,4%. Dari angka tersebut 80% merupakan kecelakaan kendaraan roda dua. Adapun jumlah kecelakaan di jalan non tol tahun ini sebanyak 3.130 sedangkan 2024 mencapai 3.376.