Logo Bloomberg Technoz

Korban luka berat mencapai 628 orang dibanding 2024 sebanyak 541. Sementara luka ringan mencapai 4.854 orang pada 2025 atau meningkat dibandingkan 2024 yang hanya 4.200 orang. 

“Ini yang patut kita antisipasi [kecelakaan arteri] pada saat nanti pelaksanaan kegiatan operasi ketupat yang akan datang,” ujarnya. 

Dia menambahkan, jenis kecelakaan yang paling dominan adalah tabrak depan-depan, yang menunjukkan masih lemahnya aspek keselamatan di jalur arteri tanpa pembatas.

"Ini jenis kecelakaan yang terjadi adalah tabrak depan-depan. Ini tabrak depan-depan ini mengindikasikan terjadi di arteri yang tidak ada pembatas," ungkap Aries.

Berdasarkan pekerjaan korban, Aries menyebut kelompok pelajar dan mahasiswa masih menjadi yang paling banyak terdampak.

Selain itu, Aries menegaskan sepeda motor menjadi kendaraan dengan peningkatan kecelakaan tertinggi selama Operasi Lilin 2025. Untuk itu, pihaknya mendorong supaya pada momen Lebaran nanti program mudik gratis bisa lebih ditingkatkan untuk masyarakat dengan kendaraan roda dua.

Aries juga menekankan kecelakaan di jalan arteri tidak hanya terjadi saat arus mudik, tetapi juga pada arus balik.

"Bukan hanya pada saat arus mudik, tapi arus baliknya banyak terjadi kecelakaan di arteri," imbuhnya. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menyampaikan penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan lancar dan terkendali hingga melewati masa puncak arus balik.

“Hasil evaluasi angkutan Nataru sejak dimulai 18 Desember 2025 hingga hari ini berjalan baik dan lancar. Terdapat peningkatan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Aan.

Menurutnya, kelancaran penyelenggaraan angkutan Nataru tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Evaluasi tersebut, lanjut Aan, juga akan menjadi bahan perumusan kebijakan pada penyelenggaraan angkutan Lebaran mendatang.

Aan menambahkan, pengaturan pembatasan angkutan barang, pengaturan lalu lintas di jalan tol, serta penyeberangan yang diatur dalam surat keputusan bersama secara resmi berakhir pada 4 Januari 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

“Evaluasi penyelenggaraan angkutan Nataru ini juga akan menjadi bahan perumusan kebijakan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran kemudian,” tuturnya. 

(ell)

No more pages