Logo Bloomberg Technoz

Delapan negara tersebut ‘dihukum’ oleh Trump karena menentang rencananya menguasai Greenland. Eropa pun tidak tinggal diam.

“Kebijakan tarif ini akan mempengaruhi hubungan trans-Atlantik dan sangat berisiko. Eropa akan tetap bersatu, terkoordinasi, dan berkomitmen terhadap kedaulatannya,” tegas Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Uni Eropa, seperti diberitakan Bloomberg News.

Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi sedang bergejolak, biasanya emas menjadi pilihan utama pelaku pasar untuk mengamankan portofolio mereka.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini, Selasa (20/1/2026)? Apakah bisa rekor lagi atau justru terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 70.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI emas sudah berada di ambang batas jenuh beli (overbought).

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 94. Sudah di atas 80, jadi memang sudah overbought.

Untuk perdagangan hari ini, harga emas berisiko turun. Maklum, kenaikannya sudah begitu tinggi. Tentu akan datang saatnya harga aset ini mengalami konsolidasi.

Cermati pivot point di US$ 4.660/troy ons. Dari sini, harga emas bisa saja menguji support US$ 4.643/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Support lanjutan ada di US$ 4.600/troy ons yang merupakan MA-10.

Namun andai harga emas masih kuat menanjak, maka target resisten terdekat adalah US$ 4.668/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga emas ke level US$ 4.673-4.680/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 4.709/troy ons.

(aji)

No more pages