Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Rekor Lagi Gara-gara Donald Trump, Mau Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
20 January 2026 07:21

Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas melesat pada perdagangan kemarin. Rekor baru pun tercipta.

Pada Senin (19/1/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.665,6. Melejit 1,54% dari hari sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.

Sepanjang perdagangan 2026 (year-to-date), harga emas sudah naik 8% secara point-to-point. Melanjutkan tren bullish tahun lalu di mana harga sang logam mulia meroket lebih dari 60%.

Grafik harga emas. (Sumber: Bloomberg)

Perkembangan di Amerika Serikat (AS) masih menjadi penyebab utama kenaikan harga emas. Ambisi Presiden Donald Trump untuk mencaplok Greenland bisa membuat hubungan Negeri Adikuasa dengan negara-negara di Eropa retak.

Trump mengancam bakal menerapkan tarif bea masuk 10% atas produk delapan negara Eropa yang akan masuk AS yaitu Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Februari dan tarif akan naik menjadi 25% pada Juni.