Minat Simpan Emas Meningkat, Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta
Pramesti Regita Cindy
06 March 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan jumlah nasabah bullion bank atau bank emas menunjukkan pertumbuhan pesat sejak diluncurkan tahun lalu.
Hingga saat ini, jumlah nasabah tercatat telah mencapai 5,7 juta orang, meningkat signifikan dari sekitar 3,2 juta nasabah pada Februari tahun lalu. Airlangga mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan tingginya minat masyarakat untuk menyimpan aset dalam bentuk emas di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, melalui PT Pegadaian, "Jumlah yang digadaikan di pegadaian nilai emasnya meningkat menjadi 144,7 ton dari 94 ton dan juga mereka yang sudah memanfaatkan itu menjadi pinjaman itu juga naik sebesar 38,5 ton atau senilai 102 triliun," kata Airlangga dalam agenda AKSI KLIK dan Aku Bisa Sejahtera Bank Indonesia secara hybrid, Jumat (6/3/2026).
Selain Pegadaian, pemanfaatan layanan emas di sektor perbankan syariah juga meningkat. Di PT Bank Syariah Indonesia (BSI), total emas yang dikelola telah mencapai sekitar 22 ton.
Airlangga menjelaskan meningkatnya minat masyarakat terhadap emas tidak terlepas dari kenaikan harga logam mulia tersebut di pasar global. Saat peluncuran bullion bank, harga emas masih berada di kisaran US$3.000 per troy ounce, sementara saat ini telah mendekati US$5.000.
































