1. RI0231 dengan tenor 5 tahun dan tanggal jatuh tempo 21 Februari 2031. Nominal penerbitan tercatat US$1,1 miliar dengan kupon 4,35% dan yield 4,4%.
2. RI0236 dengan tenor 10 tahun dan tanggal jatuh tempo 21 Februari 2036. Nominal penerbitan tercatat US$1,1 miliar dengan kupon 4,95% dan yield 5%.
3. RI0256 dengan tenor 30 tahun dan tanggal jatuh tempo 21 Februari 2056. Nominal penerbitan tercatat US$500 juta dengan kupon 5,47% dan yield 5,5%.
Sebelumnya, pemerintah mengklaim penawaran berhasil menarik minat investor global, dengan total orderbook melebihi US$7,7 miliar. Dengan demikian, pemerintah dapat menurunkan tingkat imbal hasil untuk seluruh tenor yang ditawarkan kepada investor. Final yield untuk tenor US$ Long 5 tahun, 10 tahun dan 30 tahun masing-masing sebesar 4,4%, 5% dan 5,5%.
Diketahui, ANZ, BofA Securities, Morgan Stanley, Natixis dan Societe Generale bertindak sebagai Joint Bookrunners, serta PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Domestic Dealers.
(lav)




























