Soal BBM SPBU Swasta, Bahlil Sebut Impor Akan Dipangkas Bertahap
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 January 2026 17:15

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mensinyalir akan mengurangi kuota impor bahan bakar minyak (BBM) operator SPBU swasta secara bertahap, sebelum akhirnya benar-benar menyetop impor BBM yang dilakukan badan usaha (BU) hilir migas tersebut.
Bahlil menjelaskan saat ini Kementerian ESDM sedang menghitung besaran kuota impor yang sesuai untuk diberikan kepada operator SPBU swasta.
Di sisi lain, kata Bahlil, hal tersebut perlu dilakukan sebab kapasitas pengolahan minyak mentah menjadi bensin milik PT Pertamina (Persero) belum menyeimbangi kebutuhan bensin nasional.
“Untuk swasta tetap kuota impornya kita berikan, tetapi kita lagi hitung range-nya berapa kepada masing-masing badan usaha swasta. Karena kapasitas produksi di Pertamina pun belum mencukupi terhadap konsumsi permintaan yang ada,” kata Bahlil kepada awak media, di kantor Kementerian ESDM, Rabu (14/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Bahlil turut memberikan sinyal bakal menyetop impor BBM pada akhir 2027 atau setidaknya setelah kapasitas produksi kilang di Indonesia menyeimbangi konsumsi bensin nasional.































