Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG Fluktuatif: Naik Tipis 0,03%, Saham PTBA Menguat 6,91%

Muhammad Julian Fadli
03 March 2026 13:27

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan dengan penguatan tipis 0,03% di posisi 8.019 pada jeda Sesi I Selasa (3/3/2026) usai bergerak fluktuatif sejak pembukaan pagi hari tadi dengan saham Bukit Asam (PTBA) jadi penopang IHSG.

Sepanjang perdagangan IHSG melaju dengan volatilitas intensitas tinggi sejak pagi tadi dengan sempat ada di zona hijau dan merah dengan cepat, adapun rentang pergerakan terjadi di rentang 8.098 sampai dengan terendahnya 7.971.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp18,22 triliun dari sejumlah 27,93 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 1,81 juta kali jual–beli. Tercatat ada penguatan 374 saham, dan sebanyak 307 saham terjadi pelemahan. Sisanya 132 saham stagnan.


Saham–saham energi, saham perindustrian, dan saham konsumen primer menjadi sebab pembalikan arah IHSG dengan berhasil menguat 1,45%, 0,99%, dan 0,91%.

Sejumlah saham energi yang menjadi pendorong penguatan IHSG, saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) melesat 26,6%, saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) yang melejit 25%, dan saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) menguat 20,5%.