Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Kode RI Bakal Stop Impor BBM per 2027, dengan Syarat

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 January 2026 17:01

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat meresmikan RDMP Balikpapan. (Tangkapan Layar Youtube Setpres)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat meresmikan RDMP Balikpapan. (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mensinyalir bakal menyetop impor bahan bakar minyak (BBM) pada akhir 2027, dengan catatan kapasitas produksi kilang di Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Bahlil menargetkan kapasitas produksi kilang Indonesia pada akhir 2027 sudah mencukupi untuk memproduksi BBM jenis RON 92, RON 95, dan RON 98.

“Impor kita RON 92, 95, 98, kita mau dorong agar produksinya sudah harus ada di 2027. [Pada] 2027 ini kemungkinan di semester ke-2. Nah, kalau semuanya ini produknya sudah ada, itu berarti kita sudah tidak perlu impor lagi. Jadi silakan beli di Pertamina,” kata Bahlil ditemui awak media, di kantor Kementerian ESDM, Rabu (14/1/2026).


Untuk itu, jika target tersebut tercapai, maka mulai paruh kedua 2027, operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta mulai membeli BBM dari PT Pertamina (Persero).

“Namun, selama kapasitas produksi kita masih kurang dibandingkan dengan konsumsi, maka tetap kita sementara impor harus kita lakukan,” tegas Bahlil.