Buntut Krisis Iran, Harga BBM Diproyeksi Naik Lagi pada April
Mis Fransiska Dewi
02 March 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah analis memperkirakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan kembali mengalami kenaikan per 1 April 2026, sebagai efek domino dari serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran dan terganggunya Selat Hormuz.
Analis komoditas Doo Financial Futures Lukman Leong menilai BBM nonsubsidi akan kembali naik bulan depan setelah mengalami kenaikan bulan ini, usai terus turun selama dua bulan pertama 2026. Walakin, kondisi tersebut sepenuhnya tergantung pemerintah.
“[Harga] BBM nonsubsudi idealnya naik, tetapi tergantung pemerintah. Biasanya kan tiap pergantian bulan [ada perubahan harga], tetapi saya kira idealnya mungkin 1 April [akan naik lagi],” kata Lukman saat dihubungi, Senin (2/3/2026).
Pengaruhi ICP
Dihubungi terpisah, analis yang juga Chief Executive Officer (CEO) Edvisor Provina Visindo Praska Putrantyo berpandangan jika tren kenaikan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) akibat eskalasi bertahan lebih dari satu bulan, harga Indonesian Crude Price (ICP) dan BBM nonsubsidi di Tanah Air akan ikut terpengaruh.





























