Logo Bloomberg Technoz

Tujuan resmi pembicaraan ini adalah untuk membantu meredakan ancaman baru dari pemerintahan AS terhadap Greenland dan mulai memperbaiki hubungan yang tegang terkait pulau strategis ini.

Situasinya "sangat serius," kata Nielsen, menyebut ancaman saat ini dari pemerintahan Trump untuk mencaplok pulau tersebut sama sekali tidak pantas.

Trump menanggapi dengan blak-blakan saat ditanya tentang pernyataan Nielsen oleh wartawan pada Selasa.

"Itu masalah mereka. Saya tidak setuju dengan mereka. Saya tidak tahu siapa dia. Tidak tahu apa-apa tentang dia, tetapi itu akan menjadi masalah besar baginya," tegas Trump.

Meski kemerdekaan dari Denmark telah lama dibahas di negara berpenduduk 57.000 jiwa ini, jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Greenland menentang gagasan bergabung dengan AS. Kekhawatiran itu tercermin dalam Pemilu Maret tahun lalu, ketika tiga dari empat pemilih Greenland mendukung partai-partai yang mendukung langkah perlahan menuju kemerdekaan.

Saat ditanya pada konferensi pers apakah pembicaraan tentang kemerdekaan dari pihak Greenland sudah tidak lagi diperlukan, Nielsen menjawab, "Saat ini adalah waktu untuk bersatu. Greenland ada di dalam Kerajaan Denmark dan sepenuhnya bersatu dalam melindungi prinsip-prinsip fundamental."

Kedua negara tersebut tidak sendirian dalam membendung ambisi pemerintahan Trump. Sejumlah negara Eropa, dipimpin Inggris dan Jerman, sedang membahas rencana pengerahan militer di Greenland untuk menunjukkan kepada Trump bahwa benua tersebut serius tentang keamanan Arktik. 

Setelah bertemu dengan Rubio pada Senin malam, Menlu Jerman Johann Wadephul mengatakan bahwa ia optimistis Eropa akan mencapai "kompromi" dengan AS mengenai Greenland.

Arktik Semakin Penting Secara Strategis. (Bloomberg)

"Keamanan di Atlantik Utara dan Arktik hanya dapat dicapai secara multilateral dan bersama-sama," kata Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada Selasa. "Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab akan diselesaikan secara damai bersama-sama sesuai dengan hukum internasional dan dengan tanggung jawab bersama demi keamanan di Atlantik Utara."

Jerman meningkatkan upayanya di wilayah tersebut, kata dia kepada wartawan pada konferensi pers di Berlin bersama Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas pada Selasa.

"Jelas bahwa kami berdiri teguh mendukung integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan Denmark dan Greenland," tukasnya.

(bbn)

No more pages