Logo Bloomberg Technoz

PM Jepang Takaichi Berencana Bubarkan Parlemen, Gelar Pemilu Dini

News
13 January 2026 21:00

PM Jepang, Sanae Takaichi, saat konferensi pers di kantor perdana menteri di Tokyo, Jepang, Selasa (21/10/2025). (Eugene Hoshiko/AP/Bloomberg)
PM Jepang, Sanae Takaichi, saat konferensi pers di kantor perdana menteri di Tokyo, Jepang, Selasa (21/10/2025). (Eugene Hoshiko/AP/Bloomberg)

Sakura Murakami dan Yoshiaki Nohara - Bloomberg News

Bloomberg, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, telah menyampaikan niatnya kepada para petinggi Partai Demokrat Liberal (LDP) untuk menggelar pemilihan umum dini (snap election). Langkah berisiko ini diambil guna memperkuat dukungan terhadap kebijakan politik luar negerinya yang keras serta kebijakan stimulus ekonomi pro-pertumbuhan yang ia usung.

Kantor berita Kyodo News melaporkan pada Selasa (13/1) bahwa Takaichi berencana mengumumkan pembubaran majelis rendah parlemen pada awal sesi parlemen berikutnya, yakni 23 Januari mendatang. Sementara itu, harian Yomiuri menyebut pemungutan suara kemungkinan besar akan digelar pada 8 atau 15 Februari.


Keputusan untuk menggelar pemilu dini ini diduga kuat bertujuan untuk memanfaatkan tingkat kepercayaan publik (approval rating) Takaichi yang mencapai sekitar 70% sejak ia menjabat pada Oktober lalu. Kemenangan dalam pemilu ini diharapkan dapat memperkokoh dominasi LDP di majelis rendah yang lebih kuat.

Saat ini, koalisi penguasa hanya memiliki mayoritas tipis, yakni 233 kursi dari total 465 kursi yang tersedia.