BKPM Klaim Defisit APBN Tak Pengaruhi Minat Investor Asing
Artha Adventy
09 January 2026 17:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menyatakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta daya beli masyarakat tidak memengaruhi minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan, sejauh ini investor asing tidak menjadikan defisit fiskal sebagai pertimbangan utama dalam keputusan investasi maupun reinvestasi di Tanah Air.
“Sejauh ini mereka tidak [menanyakan defisit], karena ketika bicara reinvestasi di Indonesia, defisit itu kan pengelolaan keuangan negara,” ujar Nurul di Wisma Danantara, Jumat (9/1/2025).
Menurutnya, investor lebih fokus pada potensi pasar, kemampuan daya beli masyarakat, serta efisiensi ekonomi yang bisa ditawarkan Indonesia, termasuk kedekatan dengan bahan baku, akses pasar, dan keunggulan regulasi.
Ia menambahkan, penyerapan produk melalui belanja negara bukan menjadi satu-satunya pertimbangan investor. “Tidak selalu negara yang harus menyerap produk-produk mereka,” kata Nurul.




























